Bagian dan Fungsi Alat Ukur

s3sederajat.comDalam kegiatan pengukuran kita pasti memerlukan alat ukur yang sesuai. Ketepatan hasil ukur salah satunya ditentukan oleh jenis alat yang digunakan.

Penggunaan suatu jenis alat ukur tertentu ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu: ketelitian hasil ukur yang diinginkan, ukuran besaran yang diukur, dan bentuk benda yang akan diukur.

Penggaris atau mistar, meteran, jangka sorong, dan mikrometer sekrup merupakan contoh alat ukur panjang. Setiap alat ukur memiliki ketelitian yang berbeda, sehingga Anda harus bisa memilih alat ukur yang tepat untuk sebuah pengukuran.

Pemilihan alat ukur yang kurang tepat akan menyebabkan kesalahan pada hasil pengukuran.

A. Jangka Sorong

A. Jangka Sorong

Jangka Sorong adalah alat untuk mengukur suatu benda dengan tingkat ketelitian 0,05mm atau 0,005cm. Dengan jangka sorong kita dapat mengetahui secara pasti ukuran suatu benda

Fungsi dan Bagian jangka sorong :
1. Rahang ukur luar, untuk mengukur diameter luar benda.
2. Rahang ukur dalam, untuk mengukur diameter dalam benda
3. Ekor, untuk mengukur kedalaman benda
4. Skala utama (dalam cm) untuk menunjukan ukuran real benda.
5. Skala utama (dalam inchi) untuk menunjukan real benda.
6. Skala nonius (dalam mm) menunjukan lebih detail ukuran dengan melihat garis tegak lurus dengan skala utama.
7. Skala nonius (dalam inch) menunjukan lebih detail ukuran dengan melihat garis yang tegak lurus dengan skala utama
8. Alat bantu skala geser pada skala geser

B. Mikrometer Sekrup


Mikrometer Sekrup adalah alan alat untuk mengukur suatu benda yang memiliki tingkat ketelitiannya tinggi. Tingkat ketelitian mikrometer sekrup mencapai 0,01mm atau 0,001cm dengan ketelitian yang sangat tinggi, mikro meter sekrup dapat digunakan untuk mengukur dimensi luar benda yang sangat tipis atau kecil seperti, kawat, dsb.

Fungsi dan Bagian Mikrometer Sekrup:
1. Landasan poros, poros yang tidak bergerak
2. Poros, poros yang bisa digerakan (untuk menjepit objek yang diukur)
3. Selubung dalam (skala utama), hasil dari pengukuran
4. Selubung luar (skala noniusz), menambah ketelitian hasil pengukuran
5. Roda bergigi, sama seperti poros namun lebih kecil untuk menjaga keterulangan pengukuran.
6. kunci poros penahan poros agar tidak bergerak ketika mengukur benda
7. Bingkai bentuk U, untuk meminimalkan peregangan dan pengerutan yang mengganggu pengukuran

C. Neraca Teknis (4 Lengan)


Neraca Teknis adalah alat ukur yang hanya memiliki ketelitian 0,01gram, Karena tingkat ketelitian yang rendah, neraca ini hanya di gunakan untuk menimbang zat atau benda yang tidak memerlukan ketelitian tinggi

Fungsi dan Bagian Neraca Teknis:
1. Tempat beban (piring) untuk menempatkan beban yang akan di ukur
2. Tombol kalibrasi, untuk mengalibrasi neraca ketika neraca tidak dapat digunakan untuk mengukur
3. lengan neraca, untuk neraca 4 lengan terdapat 4 lengan yang digunakan untuk menentukan hasil pengukuran .
    a. Pemberat (anting) yang diletakan pada masing-masing lengan, yang dapat di geser dan sebagai             penunjuk hasil pengukuran.
    b. Titik 0 atau garis kesetimbangan unutk mentukan titik kesetimbangan

0 Response to "Bagian dan Fungsi Alat Ukur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel